Subscribe:

Labels

Monday, October 11, 2010

Bermimpi untuk Dunia ini


Seorang anak lahir kedunia dengan kodratnya, menjadi manusia. Seorang anak yang lahir dari rahim seorang ibu yang selalu menyayanginya. Seorang anak biasa dengan tangisnya yang menggugah dunia, meredakan hujan yang deras, membuat malam bertabur bintang dengan ditemani bulan yang bersinar terang menyapa keheningan malam. Seorang anak yang suci membawa kedamaian, menghiasi senyum di bibir sang penyambut penerus generasi kehidupan. Seorang anak yang menangis dengan keagungan bunyi kelahiran, penyejuk hati insan karena suara kesucian.

Saturday, October 02, 2010

Berpikir Terbalik

Manusia memiliki akal, suatu kenikmatan yang sangat istimewa yang diberikan oleh Allah SWT, Sang Pencipta. Sesuatu yang tidak dimiliki oleh makhluk ciptaan-Nya yang lain. Hanya manusia yang tercipta dari segumpal tanah yang hina dan darah yang suci dengan segala kehormatan diberikan akal pikiran. Bersyukurlah! Bersyukur memiliki akal dari sesuatu yang diistimewakan dan hanya untuk makhluk yang istimewa. Bersyukur menjadi manusia yang hidup di dunia yang nyata. Bersyukur karena hidup dengan akal sebagai seorang manusia.
Akal, menumbuhkan pemikiran dari pikiran yang dipikirkan, melahirkan perasaan yang memiliki rasa yang bermacam-macam, membentuk pola pikir yang yang terstruktur rapi dalam berjuta sel-sel buah pikiran. Akal, bagai ruang kosong dikue donat yang siap dimakan (digunakan) dari berbagai sisi, siap ditaburi berbagai pola pikiran dari kehidupan, tak terasa nyata namun memiliki ruang sebagai pertanda keistimewaan, enak apabila digunakan (dimakan) dengan baik dan penuh perasaan, hampa apabila melihat besarnya ruang kosong yang tidak dimaksimalkan, mudah terpengaruh, mudah dibuat, mudah dirasa, memiliki ciri khas yang berbeda dimana tempatnya berada.

Akal, membawa seorang penulis rendahan ini ingin menulisnya, membuat manusia yang hina ini berpikir mendalam ingin memaksimalkan kemampuannya, mengatur pola pikir anak kampung ini untuk terus bertanya menggunakan kemampuan istimewanya. 

Friday, October 01, 2010

Cerita Bergambar #1

Angin keruh diterik matahari, berdendang dengan suara yang ribut sekali, menyejukkan mata yang bangun dari kematiannya, mendinginkan perasaan yang kepanasan di siang khatulistiwa. Kipas anginku yang usang dan tak terawat menemaniku menulis perasaanku di siang yang panas di kota yang indah, Palangka Raya. Di kamar kecilku di rumah mungilku aku terbangun tak ada kerjaan. Aku teringat permintaan My Daughter, kawan mungilku nan cantik dan imut jelita, Eka, untuk memposting kenangan-kenangan lama saat kami bersekolah di MAN Sampit. Sambil buka-buka file photo ternyata hanya sedikit saja yang aku temukan untuk bisa diceritakan. Semoga cerita ini bisa menjadi kenangan yang akan dikenang nantinya saat membaca atau melihat photo-photonya.